+Suka-Suka Gua+
yang penting asik
Senin, 08 Agustus 2022
Minggu, 26 Mei 2013
Solusi Website Yang Terblokir
Tanpa basa basi dengan ini saya akan memberi tahu bagai mana cara membuka website yang terblokir oleh provider yang kalian gunakan.
Trik ini dapat digunakan oleh semua provider.
langkah pertama, kawan harus mendwonload software Bitvise SSH Client dan clien SSH setelah itu kawan juga membutuhkan software Proxifier dan config settingan Proxifier disini .
Jika semua alat tempur sudah di download silahkan install, lalu jalankan file server SSH lalu login, setelah itu jalankan Proxifier lalu jalankan file OK yg tadi di download. selesai.
silahkan buka browser masuk ke speedtest apakah server kawan sudah berubah, jika iya maka kawan sudah bisa menjalankan web yang telah di block oleh provider.
Trik ini dapat digunakan oleh semua provider.
langkah pertama, kawan harus mendwonload software Bitvise SSH Client dan clien SSH setelah itu kawan juga membutuhkan software Proxifier dan config settingan Proxifier disini .
Jika semua alat tempur sudah di download silahkan install, lalu jalankan file server SSH lalu login, setelah itu jalankan Proxifier lalu jalankan file OK yg tadi di download. selesai.
silahkan buka browser masuk ke speedtest apakah server kawan sudah berubah, jika iya maka kawan sudah bisa menjalankan web yang telah di block oleh provider.
Minggu, 27 Februari 2011
10 contoh gpedit yang berhubungan dengan regedit
10 contoh gpedit yang berhubungan dengan regedit :
1. Cara menutup Akses regedit (registry editor) User Configuration –> Administrative Template –> System –> Prevent access to registry editing tools— > pilih enable
2. Cara menutup Akses program run User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu And Taskbar –> Remove Run menu from Start Menu — > pilih enable
3. Cara mendisable task manager/ Lock Computer/Change Password/ Log Off : User Configuration –> Administrative Template –> System –> Ctrl + Alt + Del Option Kemudian ada 4 pilihan :
* Remove Task Manager
* Remove Lock computer
* Remove Change Password
* Remove Log Off
Pilih enable .
4. Cara mendisable Autoplay User Configuration –> Administrative Template –> System –> Turn Of Autoplay –> pilih drive — > pilih enable.
5. Cara menghapus history User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Clear history of recently documents on exit — > pilih enable.
6. Cara menghapus LogOff dari start menuUser Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Remove Logoff on the start menu— > pilih enable.
7. Cara menutup Akses klik kanan pada desktop User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Remove Windows Explorer’s default context menu — > pilih enable.
8. Cara menutup Akses manage pada My Computer User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Hides the Manage item on the windows explorer context menu — > pilih enable.
9. Cara untuk menyembunyikan/ hidden drive (misal: C, D, E) Klik User Configuration –> Administrative Template — >Windows Component –> Windows Explorer –> Hide these spesified drives in My Computer— > pilih enable
10. Cara menutup Akses pada Drive (misal: C, D, E) User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Prevent Access to drive from My Computer — > pilih enable
1. Cara menutup Akses regedit (registry editor) User Configuration –> Administrative Template –> System –> Prevent access to registry editing tools— > pilih enable
2. Cara menutup Akses program run User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu And Taskbar –> Remove Run menu from Start Menu — > pilih enable
3. Cara mendisable task manager/ Lock Computer/Change Password/ Log Off : User Configuration –> Administrative Template –> System –> Ctrl + Alt + Del Option Kemudian ada 4 pilihan :
* Remove Task Manager
* Remove Lock computer
* Remove Change Password
* Remove Log Off
Pilih enable .
4. Cara mendisable Autoplay User Configuration –> Administrative Template –> System –> Turn Of Autoplay –> pilih drive — > pilih enable.
5. Cara menghapus history User Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Clear history of recently documents on exit — > pilih enable.
6. Cara menghapus LogOff dari start menuUser Configuration –> Administrative Template –> Start Menu and Taskbar –> Remove Logoff on the start menu— > pilih enable.
7. Cara menutup Akses klik kanan pada desktop User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Remove Windows Explorer’s default context menu — > pilih enable.
8. Cara menutup Akses manage pada My Computer User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Hides the Manage item on the windows explorer context menu — > pilih enable.
9. Cara untuk menyembunyikan/ hidden drive (misal: C, D, E) Klik User Configuration –> Administrative Template — >Windows Component –> Windows Explorer –> Hide these spesified drives in My Computer— > pilih enable
10. Cara menutup Akses pada Drive (misal: C, D, E) User Configuration –> Administrative Template –> Windows Component –> Windows Explorer –> Prevent Access to drive from My Computer — > pilih enable
Kamis, 19 Agustus 2010
ngecheat gand chase
apa yang anda pikirkan..????
hahaha.....
gua mau share chaet GC, tapi lo semua harus berjanji dulu jgn terlalu show off makenya...Ok
langsung aja gua tanpa basa basi dan ga perlu makan nasi basi gua bakalan kasih tau.
bahan-bahan yang diperlukan sebagai berikut :
hahaha.....
gua mau share chaet GC, tapi lo semua harus berjanji dulu jgn terlalu show off makenya...Ok
langsung aja gua tanpa basa basi dan ga perlu makan nasi basi gua bakalan kasih tau.
bahan-bahan yang diperlukan sebagai berikut :
- siapkan engin yang ga kedetek sama X-trap (clue : dia wanita dlm bhs inggris)
- GC luncher (clue : bisa pake PH atau bisa unduh di mari) Pss:sukasuka
- berdoa.
- buka engin target main.exe
- login terus masuk ke paratice mode
- scan "75" (4 bytes, Exact value)
- lalu pndah ke room PVP, scan lagi Lv char lo
- kalo udh ketemu adressnya ganti menjadi "9999"
- selesai.
Selasa, 15 Juni 2010
solusi Alt+Tab di point blank.
sekarang point blank udh ga bisa Alt+Tab ..tapi ga uah takut ini gua punya caranya..
langsung aja baca di bawah...
1. download dulu programnya di sini
2. instal program yg td di download
3.setting seperti gambar di bawah ini.
4.selesai..sekarang kamu bisa sambil FB, YM sambil maen PB...tinggal pencet F11..
Jumat, 21 Agustus 2009
Tips Menonaktifkan AutoRun
iseng ajah gua coba neh, sebenernya ini tips gua dapet dari temen gua tapi ga ada salahnya ya gua kasih buat yang membutuhkan,
tips ini buat menon aktifkan autorun yang apa bila kita memasukan Fdisk atau cd jika ada autorunnya akan berjalan programnya, begitu pula dengan virus yang berada di dlm Fdisk.
tanpa panjang lebar lagi gua langsung ajah kasih tau cara nya.
langkah pertama masih tetap dengan mengambil rokok dan cemilan"hehehe", lalu jalankan start-Run-gpedit.msc
nah gambarnya kaya gitu....wahaaaaa gua tau pasti lo semua jg udh tau....
langkah selanjutnya akan muncul gambar sepeti yang ada di bawah ini... eeeeeeet...tp jgn lupa klik atau tekan enter dulu di gpedit.mscnya
nah kalo ga kebaca lo pilih yang gambarnya komputer dan tulisannya computer configuration
di klik ajah 2x tar keluar gambar kaya gini.
udh kaya gini lo ga perlu bingung atau kawatir komputer lo rusak...heheheh... langsuang ajah dengan pasti dan yakin lo plih yang bertuliskan Administrative Templates maka akan menjadi seperti yang di atas , ya gasih????
sesudah anda memilih Administrative Templates pilihlah system terus cari dah yang ada tulisannya Trun Off Autoplay klik kanan pilih propertis atau klik 2x maka akan keluar gambar seperti di bawah ini
lalu ubah setingan dari Not Configurede menjadi Enable pilh menjadi All Drives sepeti yang ada di gambar ...okeh pinter.
setelah itu apply-Ok dan hasilnya ....lo udh mematikan Autorun yg ada di computer lo....
tips ini bisa mencegah masuknya virus dari Fdisk anda bagi computer anda tidak memakai antivirus.
okeh selamat mencoba ^^
tips ini buat menon aktifkan autorun yang apa bila kita memasukan Fdisk atau cd jika ada autorunnya akan berjalan programnya, begitu pula dengan virus yang berada di dlm Fdisk.
tanpa panjang lebar lagi gua langsung ajah kasih tau cara nya.
langkah pertama masih tetap dengan mengambil rokok dan cemilan"hehehe", lalu jalankan start-Run-gpedit.msc
nah gambarnya kaya gitu....wahaaaaa gua tau pasti lo semua jg udh tau....langkah selanjutnya akan muncul gambar sepeti yang ada di bawah ini... eeeeeeet...tp jgn lupa klik atau tekan enter dulu di gpedit.mscnya
nah kalo ga kebaca lo pilih yang gambarnya komputer dan tulisannya computer configurationdi klik ajah 2x tar keluar gambar kaya gini.
udh kaya gini lo ga perlu bingung atau kawatir komputer lo rusak...heheheh... langsuang ajah dengan pasti dan yakin lo plih yang bertuliskan Administrative Templates maka akan menjadi seperti yang di atas , ya gasih????sesudah anda memilih Administrative Templates pilihlah system terus cari dah yang ada tulisannya Trun Off Autoplay klik kanan pilih propertis atau klik 2x maka akan keluar gambar seperti di bawah ini
lalu ubah setingan dari Not Configurede menjadi Enable pilh menjadi All Drives sepeti yang ada di gambar ...okeh pinter.setelah itu apply-Ok dan hasilnya ....lo udh mematikan Autorun yg ada di computer lo....
tips ini bisa mencegah masuknya virus dari Fdisk anda bagi computer anda tidak memakai antivirus.
" warning"
pengecekan Fdisk yang masuk pada komputer anda sebaiknya menggunakan ACDSee dan setingan hidden di aktifkan maka apa bila ada Virus di Fdisk anada tinggal anda delete ajahokeh selamat mencoba ^^
perinta yang di gunakan di CMD windows Xp
Langkah pertama kalian ambil rokok sebungkus dan cemilan "hehehe" lalu setelah itu KLIK star pilih Run lalu ketik CMD
lalu tinggal anda mengikuti perinta-perintah yang ada di bawah ini, selamat mencoba :)
ASSOC : Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT : Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
ATTRIB : Menampilkan atau mengubah atribut file.
BREAK : Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
CACLS : Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
CALL : Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP : Menampilkan atau mengubah active code page number.
CHDIR : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHKDSK : Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
CHKNTFS : Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS : Menghapus layar..
CMD : Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
COLOR : Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
COMP : Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT : Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT : Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY : Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE : Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL : Menghapus satu atau beberapa file.
DIR : Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP: Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY : Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY : Mngedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO : Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL: Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
ERASE : Menghapus satu atau beberapa fie.
EXIT : Keluar dari program CMD.EXE.
FC : Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR: Mencari string dalam file.
FOR : Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT : Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
FTYPE : Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO : Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL: Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP : Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
IF : Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
LABEL : Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD : Membuat direktori.
MKDIR : Membuat direktori.
MODE : Mengkonfigurasi system device.
MORE : Menampilkan hasil perlayar..
MOVE : Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH : Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
PAUSE : Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT : Mencetak file teks.
PROMPT : Mengubah command prompt Windows.
PUSHD : Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD : Menghapus direktori.
RECOVER: Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM : Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN : Mengubah nama file.
RENAME : Mengubah nama file.
REPLACE: Menggantikan file.
RMDIR : Menghapus direktori.
SET : Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
SETLOCAL: Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
SHIFT : Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
SORT : Mensortir input.
START : Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
SUBST : Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE : Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
TREE : Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
TYPE : Menampilkan isi dari sebuah file eks.
VER : Menampilkan versi windows.
VERIFY : Memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
VOL : Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
XCOPY : Menyalin file dan pohon direktori.
lalu tinggal anda mengikuti perinta-perintah yang ada di bawah ini, selamat mencoba :)ASSOC : Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.
AT : Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer.
ATTRIB : Menampilkan atau mengubah atribut file.
BREAK : Mengeset atau menghilangkan pengecekan extended CTRL+C.
CACLS : Menampilkan atau mengubah access control lists (ACLs) dai files.
CALL : Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.
CD : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHCP : Menampilkan atau mengubah active code page number.
CHDIR : Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.
CHKDSK : Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status..
CHKNTFS : Menampilkan atau mengubah pemeriksaan disket pada saat booting.
CLS : Menghapus layar..
CMD : Menjalankan interpreter command Windows yang baru.
COLOR : Mengubah warna foreground dan background pada command prompt.
COMP : Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.
COMPACT : Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
CONVERT : Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.
COPY : Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.
DATE : Menampilkan atau mengubah tanggal.
DEL : Menghapus satu atau beberapa file.
DIR : Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.
DISKCOMP: Membandingkan isi dari dua buah disket.
DISKCOPY : Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.
DOSKEY : Mngedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.
ECHO : Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
ENDLOCAL: Mengakhiri localization dari environment changes in a batch file.
ERASE : Menghapus satu atau beberapa fie.
EXIT : Keluar dari program CMD.EXE.
FC : Membandingkan 2 atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.
FINDSTR: Mencari string dalam file.
FOR : Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.
FORMAT : Mem-Formats sebuah hardisk/disket untuk digunakan dalam Windows.
FTYPE : Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.
GOTO : Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.
GRAFTABL: Membolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.
HELP : Menyediakan informasi Help untuk perintah-perintah Windows.
IF : Menjalankan proses kondisi dalam program batch.
LABEL : Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.
MD : Membuat direktori.
MKDIR : Membuat direktori.
MODE : Mengkonfigurasi system device.
MORE : Menampilkan hasil perlayar..
MOVE : Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
PATH : Menampilkan ata mengeset search path untuk executable files.
PAUSE : Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan Menampilkan pesan.
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.
PRINT : Mencetak file teks.
PROMPT : Mengubah command prompt Windows.
PUSHD : Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.
RD : Menghapus direktori.
RECOVER: Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.
REM : Merekam kemontar dalam batch files atau CONFIG.SYS.
REN : Mengubah nama file.
RENAME : Mengubah nama file.
REPLACE: Menggantikan file.
RMDIR : Menghapus direktori.
SET : Menampilkan, mengatur, atau menghapus Windows environment variables.
SETLOCAL: Memulai localization dari environment changes dalam sebuah batch file.
SHIFT : Menggeser posisi parameters yang replacable dalam batch files.
SORT : Mensortir input.
START : Memulai jendela terpisah untuk menjalankan perintah atau program spesifik.
SUBST : Meng-asosiasikan sebuah path dengan drive letter.
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem.
TITLE : Mengatur judul jendela untuk sesi CMD.EXE.
TREE : Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drivve atau path.
TYPE : Menampilkan isi dari sebuah file eks.
VER : Menampilkan versi windows.
VERIFY : Memberitahu Windows untuk mem-verifikasi file anda telah disimpan secara benar dalam harddisk/disket.
VOL : Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket
XCOPY : Menyalin file dan pohon direktori.
Selasa, 18 Agustus 2009
non aktifkan yang tidak perlu di windows xp
Sebelumnya, untuk masuk ke pengaturan servis, klik Start > Run > kemudian ketik Services.msc.
1. Automatic Updates
Enables the download and installation of Windows Updates.
Seringkali orang berpikiran, untuk apa Windows diupdate. Apalagi bagi seseorang yang menggunakan Windows XP SP 2 bajakan. Kalau XP-nya diupdate, terus Windows Genuine Validation Tool-nya terinstal, pasti bakalan keluar balon buesar di sebelah jam sistem yang menyatakan ( dalam bahasa Indonesianya ), "Anda telah menjadi korban pembajakan software". Tentunya jika dilihat kolega, hal ini pasti sangat ngisin-ngisini ( memalukan ). Alasan kedua adalah jika PC yang Anda gunakan adalah PC rumahan yang tidak tersambung ke internet. Karena servis ini selalu aktif, dia akan tetap berusaha mencari update baginya. Tentunya aktifitas ini cukup memakan memori. Anda bisa menon-aktifkan saja ( kecuali?servis Automatic Updates ini. Matiin aja deh, daripada bikin malu Anda udah membeli Windows asli )
2. Computer Browser
Maintains an updated list of computers on the network and supplies this list to computers designated as browsers.
Pada deskripsi memang dikatakan demikian, tapi tidaklah demikian adanya. Toh servis ini dimatikan, Anda tetap bisa jalan2 di network Anda. Terlebih jika Anda tidak terhubung ke jaringan, lebih baik dimatikan saja.
3. DHCP Client
Manages network configuration by registering and updating IP adresses and DNS names.
Servis ini hanya aman dimatikan jika Anda tidak terhubung ke jaringan atau jika komputer Anda telah mempunyai IP statik dari administrator jaringan. Jika komputer Anda masih memerlukan layanan DHCP ( misal masih membutuhkan sambunga ke wireless acces point ), sebainya servis ini tetap diaktifkan. Jika tidak, servis ini aman untuk dimatikan.
4. Distributed Link Tracking Client
Maintains links between NTFS files within a computer or across computers in a network domain.
Jika Anda menggunakan sistem berkas FAT32, layanan ini tidak diperlukan. Layanan ini hanya digunakan apabila Anda menggunakan sistem berkas NTFS di sistem Anda dan Anda sering membuat file pada satu komputer, membuat shortcut ke file tersebut dari komputer lainnya, dan memindahkan file aslinya ke komputer lain dalam satu jaringan. Walau Anda merasa akan sering melakukan hal ini, jika disain jaringan dan kebijakan administrator Anda tidak mendukung, servis ini juga akan sia-sia. Oleh karena itu, ada baiknya servis ini dimatikan.
5. DNS Client
Resolves and caches Domain Name System ( DNS ) names for this computer.
Servis ini aman dimatikan jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan dan Anda tidak sedang bermain-main dengan kegiatan yang berkaitan dengan DNS.
6. Error Reporting Services
Allows error reporting for services and applictions running in non-standard environments.
Hampir kebanyakan dari kita pasti setuju, jika ditemui pernyataan, "Do you want to tell Microsoft about this problem?", kita pasti akan menjawab dengan mengklik tombol "Don’t Send". Nah, kalau udah gini, buat apa ditanya-tanya terus toh jawabannya pasti "Don’t Send". Kecuali kalau Anda doyan diingetin terus kaya gini, sebaiknya sih layanan ini dimatikan aja.
7. Help and Support
Enables Help and Support Center to run on this computer.
Jika Windows Anda error, apa yang Anda lakukan? Ya tanya teman donks…. It’s OK. Ya cari di Google donks….Good. Ya tak bawa ke reparasi komputer donks, gitu aja koq repot….Bagus. Koq ga ada yang jawab, saya blok kesalahannya kemudian tekan F1? Soalnya nggak populer sih, lagi pula bantuan dari Windows seringkali tidak to the point yang ujung-ujungnya bikin kita tambah males untuk baca. Daripada berat-beratin sistem, matiin aja deh servis ini.
8. Indexing Services
Indexes contents and properties of files on local and remote computers; provides rapid access to files through flexible querying language.
Digunakan untuk meng-indeks isi komputer kita. Ih, kurang kerjaan amat. Lagian, mending pake Google Desktop Search, lebih interaktif dan informatif. So…? Matiin aja servis ini. Beres…
9. NetLogon
Supports pass-through authentication of account logon events for computers in a domain.
Sesuai dengan namanya, digunakan untuk melakukan logon via net. Jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, ada baiknya servis ini dimatikan saja.
10. NetMeeting Remote Desktop Sharing
Enables an authorized user to access this computer remotely by using NetMeeting over a corporate intranet.
Lha namanya meeting, ngapain pakai saling remote. Bisa aja sih, kalau salah satu partisipannya orang udik dari era tahun 1840 yang datang pakai mesin waktu ke tahun 2007 trus ga bisa pakai sama sekali komputernya lalu minta kita mensetting semua hal yang ada . Kebanyakan dari kita udah banyak yang ‘melek’?di komputernya terlebih dahulu komputer. Lagian, dengan berbagai alasan, administrator jaringan seringkali tidak mengizinkan kegiatan semacam ini, entah dengan alasan penghematan bandwitdh lah, sekuriti lah, dan lain sebagainya. Sebaiknya, servis ini dimatikan saja ( kecuali jika Anda memang benar-benar masih membutuhkannya ).
11. Network Location Awareness ( NLA )
Collects and stores network configuration and location information, and notifies applications when this information changes.
Sesuai dengan deskripsinya yaitu mengumpulkan dan dan menyimpan konfigurasi jaringan dan memberitahu aplikasi jika terjadi perubahan pada dua hal ini, layanan ini sepertinya kurang begitu bermanfaat. Toh jika Anda ingin melakukan perubahan pada network, saya yakin Anda pasti memilih ‘bermain aman’. Artinya aplikasi yang terkait dengan jaringan pasti akan Anda non-aktifkan terlebih dahulu kemudian baru dilakukan perubahan jaringan, tidak asal bongkar pasang aja kan? Oleh karena itu, servis ini bisa di-non-aktifkan.
12. Network Provisioning Service
Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning.
Pada jaringan skala kecil dan komputer standalone ( komputer yang tidak terhubung ke jaringan ), layanan ini bisa di-non-aktifkan.
13. Performance Logs and Alerts
Collects performance data from local or remote computers based on preconfigured schedule parameters, then writes the data to a log or triggers an alert.
Layanan ini sepertinya lebih dibutuhkan oleh analis atau administrator sistem jaringan. Bagi pengguna rumahan, servis ini bisa dimatikan.
14. Portable Media Serial Number Service
Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer.
Layanan ini baru benar-benar terpakai jika Anda menggunakan divais-divais yang benar-benar 100% kompatibel dengan Windows Media maupun Windows Media Player. Kebanyakan iPod dan MP3 player berupa USB tidak memerlukan layanan ini. Dengan demikian, layanan ini layak pula dinon-aktifkan.
15. QoS RSVP
Provides network signaling and local traffic control setup functionality for QoS-aware programs and control applets.
Ide adanya layanan ini cukup baik, berkaitan dengan QoS ( Quality of Service ). Sayang, tidak banyak yang menggunakannya. Kebanyakan administrator jaringan yang menggunakan server / router Windows, lebih sering menggunakan tool lain dalam penanganan QoS-nya. Lagian, Windows kan payah jika digunakan sebagai server atau router ). Ya, jika komputer?skala menengah atas ( abis saya Unix minded sih, maaf yah Windows Anda hanya dipakai untuk ngetik atau paling banter nge-remote switch 3Com atau Cisco 2500 Anda, lebih baik layanan ini dimatikan saja.
16. Remote Desktop Help Manager
Manages and controls Remote Assistance.
Mana yang Anda pilih ketika ada masalah ketika menggunakan Windows? Setting jaringan trus memberikan akses Remote Desktop Help Manager pada rekan Anda? Ih, ribet banget. Lha wong saya nggak ahlinya jaringan. Mending teman saya diajak ke kantor / rumah, betulin masalah di komputer kita, lalu matiin servis ini. Kalau udah, makan-makan di warung dekat rumah, saya kira ?lebih praktis demikian
17. Remote Registry
Enables remote users to modify registry settings on this computer.
Jika . Anda bisa?Anda tidak memahami konsep remote registry, bersyukurlah Anda langsung mematikan servis ini. Bagi Anda yang memahami konsepnya, terlebih Anda sebagai administrator jaringan, mematikan servis ini layak Anda masukkan ke daftar kebijakan Anda, mengingat kemungkinan orang lain bisa jadi mengacak-acak sistem Anda dari jauh menggunakan layanan remote registry ini.
18. Secondary Logon
Enables starting processes under alternate credentials.
Layanan ini singkat kata digunakan untuk menjalankan perintah Run As. Jika komputer Anda hanya terdapat 1 user dan user tersebut sudah sebagai admin, layanan ini tidak lagi diperlukan. Sebagai perkecualian jika Anda punya kebiasaan seperti saya, bikin minimal 2 user, satu sebagai admin, yang lain sebagai limited user. Ketika login, saya selalu menggunakan user limited dan hanya menggunakan user denga privileged admin hanya ketika diperlukan maintenance sistem saja.
19. Security Center
Monitors system security settings and configurations.
Yang jelas, security center bukanlah perangkat keamanan sistem layaknya firewall sebagai perangkat keamanan jaringan. Dia hanya berlaku sebagai software monitoring yang menunjukkan aplikasi ini jalan apa nggak ( Windows Firewall, Automatic Updates, dan antivirus ). Biasanya, salah satu mati, Windows bakan ngomel-ngomel dan nampilin perisai merah bertanda silang di sebelah jam plus balon pesan "Your computer may be at risk". Gak penting banget deh, wong komputer2 saya koq. Oleh karena itu, jika Anda udah sumpek diomeli ?sama Windows, matiin aja servis ini
20. Server
Supports file, print, and named-pipe sharing over the network for this computer.
Jangan dimatikan jika Anda bertindak sebagai server yang men-sharing data atau bertindak sebagai server aplikasi client-server lainnya. Jika tidak / komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, layanan ini bisa dimatikan.
21. Smart Card
Manages access to smart cards read by this computer.
Layanan yang sangat jarang digunakan. Ada baiknya dinon-aktifkan saja.
22. SSDP Discovery Service
Enables discovery of UPnP devices on your home network.
Layanan ini berkaitan dengan UPnP. Kebanyakan user sekarang jarang yang memiliki UPnP sehingga layanan ini menjadi kurang bermanfaat. Anda jangan salah tafsir dengan media PnP yang saat ini lazim digunakan karena sudah ditangani sendiri oleh servis Plug and Play. Layanan ini jika Anda benar-benar tidak lagi membutuhkannya bisa di-non-aktifkan.
23. System Restore Service
Performs system restore functions.
Jika Anda punya kebiasaan seperti saya jika Windows ngambek lebih memilih melakukan tracing kesalahan dan jika sudah mentok melakukan instalasi ulang Windows, sebaiknya servis ini dimatikan. Lumayan bisa membebaskan sekapling ruang di RAM dan di disk drive. Jika Anda masih demen restore sistem lama, ya tetap biakan servis ini berjalan.
24. Task Scheduler
Enables a user to configure and schedule automatic task on this computer.
Pada umunya, kita jarang menjadwalkan suatu tugas pada sistem yang hanya digunakan sebagai client. Oleh karena itu, bisa dipertimbangkan untuk mematikan layanan ini.
25. TCP / IP NetBIOS Helper
Enables support for NetBIOS over TCP/IP (NetBT) service and NetBIOS name resolution.
Saat ini sudah jarang digunakan. Matikan aja servis ini, kecuali jika network Anda masih menggunakan layanan NetBIOS ini.
26. Themes
Provides user experience theme management.
Mematikan servis ini sangat disarankan bagi yang sudah bosen dengan themes Luna-nya XP yang serba biru itu dan ingin back to the nature, kembali ke zaman Windows 2000 dan sebelumnya. Jika Anda masih sayang dengan themes Luna XP Anda, sebainya biarkan servis ini aktif.
27. Uninterruptable Power Supply
Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer.
Jika Anda tidak punya UPS atau UPS Anda tidak terhubung ke komputer melalui port COM, sebaiknya layanan ini dimatikan saja.
28. Universal Plug and Play Host
Provides support to host Universal Plug and Play devices.
Terkait dengan layanan SSDP Discovery Service. Jika Anda mematikan layanan SSDP Discovery Service, sebaiknya layanan Universal Plug and Play Host ini ( yang merupakan kekasihnya ), juga ikut dimatikan.
29. WebClient
Enables Windows-based programs to create, access, and modify Internet-based files.
Layanan ini kurang populer dan dibutuhkan jika Anda menggunakan Internet Explorer. Jika Anda lebih sreg menggunakan Firefox atau Safari, layanan ini bisa dimatikan.
30. Windows Time
Maintains date and time synchronization on all clients and servers in the network.
Mengatur sinkronisasi jam sistem. Jika Anda punya standar waktu sendiri ( misal jam istiwa’ atau sinkronisasi jam mengikuti Radio Australia ), layanan ini bisa Anda non-aktifkan.
31. Wireless Zero Configuration
Provides automatic configuration for the 802.11 adapters.
Jika Anda tidak mempunyai perangkat wireless, matikan aja layanan ini. Jika Anda mempunyai perangkat wireless, sebaiknya biarkan layanan ini tetap berjalan.
32. WMI Performance Adapter
Provides performance library information from WMI HiPerf providers.
Penggunaan layanan ini kurang diketahui dengan pasti relevansinya di masa sekarang. Saya sarankan layanan ini ikut dimasukkan daftar di-non-aktifkan.
33. Workstation
Creates and maintains client network connections to remote servers.
Layanan ini terkait dengan layanan Server. Jika Anda telah memutuskan mematikan layanan Server, sebaiknya layanan ini juga ikut dimatikan.
Demikian layanan-layanan yang bisa dimatikan dari XP SP2. Ingat, perhatikan kondisi-kondisi yang saya berikan. Tak lupa, jika terjadi masalah, kita me-refer ke kondisi stabil sebelumnya. Oleh karea itu sangat disarankan Anda mencatat setiap perubahan ( log ) yang Anda lakukan ke sistem.
1. Automatic Updates
Enables the download and installation of Windows Updates.
Seringkali orang berpikiran, untuk apa Windows diupdate. Apalagi bagi seseorang yang menggunakan Windows XP SP 2 bajakan. Kalau XP-nya diupdate, terus Windows Genuine Validation Tool-nya terinstal, pasti bakalan keluar balon buesar di sebelah jam sistem yang menyatakan ( dalam bahasa Indonesianya ), "Anda telah menjadi korban pembajakan software". Tentunya jika dilihat kolega, hal ini pasti sangat ngisin-ngisini ( memalukan ). Alasan kedua adalah jika PC yang Anda gunakan adalah PC rumahan yang tidak tersambung ke internet. Karena servis ini selalu aktif, dia akan tetap berusaha mencari update baginya. Tentunya aktifitas ini cukup memakan memori. Anda bisa menon-aktifkan saja ( kecuali?servis Automatic Updates ini. Matiin aja deh, daripada bikin malu Anda udah membeli Windows asli )
2. Computer Browser
Maintains an updated list of computers on the network and supplies this list to computers designated as browsers.
Pada deskripsi memang dikatakan demikian, tapi tidaklah demikian adanya. Toh servis ini dimatikan, Anda tetap bisa jalan2 di network Anda. Terlebih jika Anda tidak terhubung ke jaringan, lebih baik dimatikan saja.
3. DHCP Client
Manages network configuration by registering and updating IP adresses and DNS names.
Servis ini hanya aman dimatikan jika Anda tidak terhubung ke jaringan atau jika komputer Anda telah mempunyai IP statik dari administrator jaringan. Jika komputer Anda masih memerlukan layanan DHCP ( misal masih membutuhkan sambunga ke wireless acces point ), sebainya servis ini tetap diaktifkan. Jika tidak, servis ini aman untuk dimatikan.
4. Distributed Link Tracking Client
Maintains links between NTFS files within a computer or across computers in a network domain.
Jika Anda menggunakan sistem berkas FAT32, layanan ini tidak diperlukan. Layanan ini hanya digunakan apabila Anda menggunakan sistem berkas NTFS di sistem Anda dan Anda sering membuat file pada satu komputer, membuat shortcut ke file tersebut dari komputer lainnya, dan memindahkan file aslinya ke komputer lain dalam satu jaringan. Walau Anda merasa akan sering melakukan hal ini, jika disain jaringan dan kebijakan administrator Anda tidak mendukung, servis ini juga akan sia-sia. Oleh karena itu, ada baiknya servis ini dimatikan.
5. DNS Client
Resolves and caches Domain Name System ( DNS ) names for this computer.
Servis ini aman dimatikan jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan dan Anda tidak sedang bermain-main dengan kegiatan yang berkaitan dengan DNS.
6. Error Reporting Services
Allows error reporting for services and applictions running in non-standard environments.
Hampir kebanyakan dari kita pasti setuju, jika ditemui pernyataan, "Do you want to tell Microsoft about this problem?", kita pasti akan menjawab dengan mengklik tombol "Don’t Send". Nah, kalau udah gini, buat apa ditanya-tanya terus toh jawabannya pasti "Don’t Send". Kecuali kalau Anda doyan diingetin terus kaya gini, sebaiknya sih layanan ini dimatikan aja.
7. Help and Support
Enables Help and Support Center to run on this computer.
Jika Windows Anda error, apa yang Anda lakukan? Ya tanya teman donks…. It’s OK. Ya cari di Google donks….Good. Ya tak bawa ke reparasi komputer donks, gitu aja koq repot….Bagus. Koq ga ada yang jawab, saya blok kesalahannya kemudian tekan F1? Soalnya nggak populer sih, lagi pula bantuan dari Windows seringkali tidak to the point yang ujung-ujungnya bikin kita tambah males untuk baca. Daripada berat-beratin sistem, matiin aja deh servis ini.
8. Indexing Services
Indexes contents and properties of files on local and remote computers; provides rapid access to files through flexible querying language.
Digunakan untuk meng-indeks isi komputer kita. Ih, kurang kerjaan amat. Lagian, mending pake Google Desktop Search, lebih interaktif dan informatif. So…? Matiin aja servis ini. Beres…
9. NetLogon
Supports pass-through authentication of account logon events for computers in a domain.
Sesuai dengan namanya, digunakan untuk melakukan logon via net. Jika komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, ada baiknya servis ini dimatikan saja.
10. NetMeeting Remote Desktop Sharing
Enables an authorized user to access this computer remotely by using NetMeeting over a corporate intranet.
Lha namanya meeting, ngapain pakai saling remote. Bisa aja sih, kalau salah satu partisipannya orang udik dari era tahun 1840 yang datang pakai mesin waktu ke tahun 2007 trus ga bisa pakai sama sekali komputernya lalu minta kita mensetting semua hal yang ada . Kebanyakan dari kita udah banyak yang ‘melek’?di komputernya terlebih dahulu komputer. Lagian, dengan berbagai alasan, administrator jaringan seringkali tidak mengizinkan kegiatan semacam ini, entah dengan alasan penghematan bandwitdh lah, sekuriti lah, dan lain sebagainya. Sebaiknya, servis ini dimatikan saja ( kecuali jika Anda memang benar-benar masih membutuhkannya ).
11. Network Location Awareness ( NLA )
Collects and stores network configuration and location information, and notifies applications when this information changes.
Sesuai dengan deskripsinya yaitu mengumpulkan dan dan menyimpan konfigurasi jaringan dan memberitahu aplikasi jika terjadi perubahan pada dua hal ini, layanan ini sepertinya kurang begitu bermanfaat. Toh jika Anda ingin melakukan perubahan pada network, saya yakin Anda pasti memilih ‘bermain aman’. Artinya aplikasi yang terkait dengan jaringan pasti akan Anda non-aktifkan terlebih dahulu kemudian baru dilakukan perubahan jaringan, tidak asal bongkar pasang aja kan? Oleh karena itu, servis ini bisa di-non-aktifkan.
12. Network Provisioning Service
Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning.
Pada jaringan skala kecil dan komputer standalone ( komputer yang tidak terhubung ke jaringan ), layanan ini bisa di-non-aktifkan.
13. Performance Logs and Alerts
Collects performance data from local or remote computers based on preconfigured schedule parameters, then writes the data to a log or triggers an alert.
Layanan ini sepertinya lebih dibutuhkan oleh analis atau administrator sistem jaringan. Bagi pengguna rumahan, servis ini bisa dimatikan.
14. Portable Media Serial Number Service
Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer.
Layanan ini baru benar-benar terpakai jika Anda menggunakan divais-divais yang benar-benar 100% kompatibel dengan Windows Media maupun Windows Media Player. Kebanyakan iPod dan MP3 player berupa USB tidak memerlukan layanan ini. Dengan demikian, layanan ini layak pula dinon-aktifkan.
15. QoS RSVP
Provides network signaling and local traffic control setup functionality for QoS-aware programs and control applets.
Ide adanya layanan ini cukup baik, berkaitan dengan QoS ( Quality of Service ). Sayang, tidak banyak yang menggunakannya. Kebanyakan administrator jaringan yang menggunakan server / router Windows, lebih sering menggunakan tool lain dalam penanganan QoS-nya. Lagian, Windows kan payah jika digunakan sebagai server atau router ). Ya, jika komputer?skala menengah atas ( abis saya Unix minded sih, maaf yah Windows Anda hanya dipakai untuk ngetik atau paling banter nge-remote switch 3Com atau Cisco 2500 Anda, lebih baik layanan ini dimatikan saja.
16. Remote Desktop Help Manager
Manages and controls Remote Assistance.
Mana yang Anda pilih ketika ada masalah ketika menggunakan Windows? Setting jaringan trus memberikan akses Remote Desktop Help Manager pada rekan Anda? Ih, ribet banget. Lha wong saya nggak ahlinya jaringan. Mending teman saya diajak ke kantor / rumah, betulin masalah di komputer kita, lalu matiin servis ini. Kalau udah, makan-makan di warung dekat rumah, saya kira ?lebih praktis demikian
17. Remote Registry
Enables remote users to modify registry settings on this computer.
Jika . Anda bisa?Anda tidak memahami konsep remote registry, bersyukurlah Anda langsung mematikan servis ini. Bagi Anda yang memahami konsepnya, terlebih Anda sebagai administrator jaringan, mematikan servis ini layak Anda masukkan ke daftar kebijakan Anda, mengingat kemungkinan orang lain bisa jadi mengacak-acak sistem Anda dari jauh menggunakan layanan remote registry ini.
18. Secondary Logon
Enables starting processes under alternate credentials.
Layanan ini singkat kata digunakan untuk menjalankan perintah Run As. Jika komputer Anda hanya terdapat 1 user dan user tersebut sudah sebagai admin, layanan ini tidak lagi diperlukan. Sebagai perkecualian jika Anda punya kebiasaan seperti saya, bikin minimal 2 user, satu sebagai admin, yang lain sebagai limited user. Ketika login, saya selalu menggunakan user limited dan hanya menggunakan user denga privileged admin hanya ketika diperlukan maintenance sistem saja.
19. Security Center
Monitors system security settings and configurations.
Yang jelas, security center bukanlah perangkat keamanan sistem layaknya firewall sebagai perangkat keamanan jaringan. Dia hanya berlaku sebagai software monitoring yang menunjukkan aplikasi ini jalan apa nggak ( Windows Firewall, Automatic Updates, dan antivirus ). Biasanya, salah satu mati, Windows bakan ngomel-ngomel dan nampilin perisai merah bertanda silang di sebelah jam plus balon pesan "Your computer may be at risk". Gak penting banget deh, wong komputer2 saya koq. Oleh karena itu, jika Anda udah sumpek diomeli ?sama Windows, matiin aja servis ini
20. Server
Supports file, print, and named-pipe sharing over the network for this computer.
Jangan dimatikan jika Anda bertindak sebagai server yang men-sharing data atau bertindak sebagai server aplikasi client-server lainnya. Jika tidak / komputer Anda tidak terhubung ke jaringan, layanan ini bisa dimatikan.
21. Smart Card
Manages access to smart cards read by this computer.
Layanan yang sangat jarang digunakan. Ada baiknya dinon-aktifkan saja.
22. SSDP Discovery Service
Enables discovery of UPnP devices on your home network.
Layanan ini berkaitan dengan UPnP. Kebanyakan user sekarang jarang yang memiliki UPnP sehingga layanan ini menjadi kurang bermanfaat. Anda jangan salah tafsir dengan media PnP yang saat ini lazim digunakan karena sudah ditangani sendiri oleh servis Plug and Play. Layanan ini jika Anda benar-benar tidak lagi membutuhkannya bisa di-non-aktifkan.
23. System Restore Service
Performs system restore functions.
Jika Anda punya kebiasaan seperti saya jika Windows ngambek lebih memilih melakukan tracing kesalahan dan jika sudah mentok melakukan instalasi ulang Windows, sebaiknya servis ini dimatikan. Lumayan bisa membebaskan sekapling ruang di RAM dan di disk drive. Jika Anda masih demen restore sistem lama, ya tetap biakan servis ini berjalan.
24. Task Scheduler
Enables a user to configure and schedule automatic task on this computer.
Pada umunya, kita jarang menjadwalkan suatu tugas pada sistem yang hanya digunakan sebagai client. Oleh karena itu, bisa dipertimbangkan untuk mematikan layanan ini.
25. TCP / IP NetBIOS Helper
Enables support for NetBIOS over TCP/IP (NetBT) service and NetBIOS name resolution.
Saat ini sudah jarang digunakan. Matikan aja servis ini, kecuali jika network Anda masih menggunakan layanan NetBIOS ini.
26. Themes
Provides user experience theme management.
Mematikan servis ini sangat disarankan bagi yang sudah bosen dengan themes Luna-nya XP yang serba biru itu dan ingin back to the nature, kembali ke zaman Windows 2000 dan sebelumnya. Jika Anda masih sayang dengan themes Luna XP Anda, sebainya biarkan servis ini aktif.
27. Uninterruptable Power Supply
Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer.
Jika Anda tidak punya UPS atau UPS Anda tidak terhubung ke komputer melalui port COM, sebaiknya layanan ini dimatikan saja.
28. Universal Plug and Play Host
Provides support to host Universal Plug and Play devices.
Terkait dengan layanan SSDP Discovery Service. Jika Anda mematikan layanan SSDP Discovery Service, sebaiknya layanan Universal Plug and Play Host ini ( yang merupakan kekasihnya ), juga ikut dimatikan.
29. WebClient
Enables Windows-based programs to create, access, and modify Internet-based files.
Layanan ini kurang populer dan dibutuhkan jika Anda menggunakan Internet Explorer. Jika Anda lebih sreg menggunakan Firefox atau Safari, layanan ini bisa dimatikan.
30. Windows Time
Maintains date and time synchronization on all clients and servers in the network.
Mengatur sinkronisasi jam sistem. Jika Anda punya standar waktu sendiri ( misal jam istiwa’ atau sinkronisasi jam mengikuti Radio Australia ), layanan ini bisa Anda non-aktifkan.
31. Wireless Zero Configuration
Provides automatic configuration for the 802.11 adapters.
Jika Anda tidak mempunyai perangkat wireless, matikan aja layanan ini. Jika Anda mempunyai perangkat wireless, sebaiknya biarkan layanan ini tetap berjalan.
32. WMI Performance Adapter
Provides performance library information from WMI HiPerf providers.
Penggunaan layanan ini kurang diketahui dengan pasti relevansinya di masa sekarang. Saya sarankan layanan ini ikut dimasukkan daftar di-non-aktifkan.
33. Workstation
Creates and maintains client network connections to remote servers.
Layanan ini terkait dengan layanan Server. Jika Anda telah memutuskan mematikan layanan Server, sebaiknya layanan ini juga ikut dimatikan.
Demikian layanan-layanan yang bisa dimatikan dari XP SP2. Ingat, perhatikan kondisi-kondisi yang saya berikan. Tak lupa, jika terjadi masalah, kita me-refer ke kondisi stabil sebelumnya. Oleh karea itu sangat disarankan Anda mencatat setiap perubahan ( log ) yang Anda lakukan ke sistem.
Langganan:
Komentar (Atom)